Kamu Sudah Dewasa

 

Kini kamu telah dewasa. Kamu tidak lagi bersuara ketika menangsis, tidak lagi mengumbar cerita ketika sedih. Kau mampu melewati rasa sedihmu dengan diam. Tidak lagi banyak kata yang kau keluarkan dari lisanmu. Cukup menyebut segala kesedihanmu dalam hati dan membisikkannya dalam doa mu kepada Sang Maha Mendengar.

Sudah terlalu lama dan terlalu sakit untuk diucapkan.

Cukup dirasakan, diterima, dilepaskan..

Cukup diam saja sambil menunggu waktu yang akan menyembuhkan.

Meski sewatu-waktu kamu rindu..

Merindukan harapan itu, namun kamu tak berani melangkah daripada itu.

Disebabkan sakit yang mengalahkan rindu itu.

Kenyataan pahit yang membunuh harapan-harapan besarmu.

Bersabarlah, kau butuh waktu untuk menyembuhkan semua lukamu.

Komentar