Kenapa bisa ada orang stress ya?
Sering gak denger jawaban orang gini : “karena gak punya iman”. Bener gak sih jawabannya begitu? Coba pikir-pikir orang-orangnon muslim juga mereka tidak beriman sama Allah tapi gak stress? Eh stress disini itu tertekan ya, istilah netral, kalo stress negatif sebutannya distress, dan istilah positifnya eustress, karena kita tuh manusia butuh tekanan ya biar bergerak gitu. Tapi yaitu tadi ada yang positif ada juga yang negatif. Oke kita kembali lagi.
Pernah denger gak ungkapan begini : “ kok galau gitu sih, kaya orang yang gak faham islam aja” atau “kok bisa sih emosi katanya wanita solehah?”
Nahh tepatkahh bahasan ini?
Dear, pernyataan itu tidak tepat ya....mau dia ngaji, dia solehah, dia faham islam ya galau mah galau aja, emosi mah emosi aja, emosi dengan segala bentuknya mau sedih, senang, cemburu, dan bentuk emoticon lainnya. Kenapa? Karena semua itu adalah titipan dari Allah pada manusia sebagai makhluk yang tidak sempurna, dititipkan sebagai ujian.
Terus untuk tertekan, stress, terganggu kejiwaan itu bukan masalah keimanan, karena keimanan tidak ada korelasi langsung dengan psikologis, ingatyaa TIDAK ADA KORELASI LANGSUNG, bukannya TIDAK ADA KORELASI, sebab kaitannya tidak langsung.
Meski keimanan tidak berkaitan langsung dengan psikologi, namun keimanan memiliki peranan penting terhadap pengendalian stress, dan masalah kejiwaan.
Orang yang keimanan nya kuat dia akan lebih cepat me recycle hatinya, dia akan lebih cepat menyembuhkan keadaan dan hatinya, keimanan akan lebih mudah membantu seseorang untuk healing.
Nahh, dear..jadi gak salah kalo kamu tertekan Cuman jangan sampe jadi distress bahkkan sampai gangguan jiwa, karena kamu punya iman.
Dan jangan pula mengatakan kalo orang yang faham islam ga boleh galau ataupun stress, karena masalahnya bukan disana, melainkan di pengendalian dan penyembuhan.

Komentar
Posting Komentar