LOCKDOWN


Salah satu pelajaran yang dapat diambil dari bencana pandemi corona ini adalah, tentang betapa tidak berartinya harta dan apapun yang kita miliki didunia ini unttuk bekal pulang nanti.

Baru aja di lockdown di dunia, dirumah, sudah hampir merasa apa yang kita miliki buat apa? Tidak penting.

Pakaian bagus, tas baru, sendal baru, dan apapun yang dapat dikenakan ketika keluar rumah rasanya tidak perlu lagi.

Uang yang dimilki, rasanya hanya terpikirkan untu kebutuhan pokok saja. Belanja, main, rasanya sudah tidak lagi ada dalam anggaran penggunaan uang.

Ketika diri hanya merasa butuh memenuhi kebutuhan pokok saja, kektika diri merasa tidak membutuhkan barang-barang banyak, ketika diri merasa untuk cukup dengan apa yang dimiliki, saat itu aku merasa, apakah dunia ini akan kembali pulih dan berjalan normal seperti biasa?

Ini baru lockdoown didunia, bagaimana jika lockdown dilam kubur sana?

Sudah pasti, apapun yang kita miliki tidak akan kita bawa apalagi kita kenakan.

Aku pandangi rak buku, barang alektronik, lemari pakaian, tas-tas yang bergantung, sendal dan sepatu yang tersimpan berdebu. Itu semua tak akan mungkin aku butuhkan untuk menghadap Robb ku nanti.

Pakaian yang ku koleksi, tidak akan ku gunakan ketika ‘pulang’ nanti.

Hem, aku rindu..rindu menggunakan pakaian pakaian ini ketika keluar rumah, rindu memilih tas yang akan dipakai, rindu memilih paduan kerudung yang cocok untuk gamisku, rindu itu semua.

Akankah kembali lagi kehidupan normal itu?

Ataukah akan berganti dengan paradaban baru? Berbarengan dengan kondisi ini?

Entahlah, kita hanya perlu bersabar dan kuat.


Komentar