Catatan Pengemban Dakwah II


Kini ku menemukanmu..
Diujung waktu ku patah hati..
Lelah hati menunggu cinta yang selamatkan hidupku..

Lagu itu yang tibatiba terlintas saat aku tersenyum memikirkan betapa baiknya Allah padaku membiarkan aku menemukan cinta-Nya.
Ya, cinta-Nya..Jalan Hjrah.
Cahaya terang..
Islam kffah
Jemaah dakwah..
HIDAYAH.
Aku temukan itu semua diperjalanan ku ketika itu mulai gelap dan kehilangan arah.
Berharap ada yang menyelamatkan dari segala kebingungan ..
Berharap ada yang menjawab segala pertanyaan..
Berharap ada yang menuntun pencarianku menuju penemuan yang benar.
ISLAM
Sebelumnya aku tidak menyangka jika aku sampai pada keadan seperti ini.
Juni 2015 aku bilang pada seseorang yang mengajaku ngaji “teh, kayanya astri gabisaa deh kaya teteh”, pakai baju syar’i, berkorban untuk dakwah, melepaskan kehidupan lama yang bertentangan dengan syariat.
(untungnya Allah amat berbaik hati tidak mengabulkan kata-kata aku yang seenaknya itu)
Dulu aku merasa tidak mungkin bisa menggunakan baju syar’i karena bnyak alasan. Aku tidak punya banyak baju muslimah, aku tidak suka pakai rok, aku hanya suka celana kain yang tidak ketat.
Teman-teman..aku punya banyak teman lelaki, yang harus aku tinggalkan tatkala berhijrah.
Aku punya banyak cita-cita yang kukira tidak akan pernah terwujud jika aku terikat aturan islam
Dan, aku punya kehiduppan yang menyenangkan menurutku jika aku tinggalkan. Itu tidak mungkin bisa ada penggantinya.
Namun semua itu keliru.
Pakaian syar’i kini melekat menjadi busana kebangganku.
Tidak memiliki teman lelaki menjadi ketenangan akan terlindunginya kehormatanku,
Dan kehidupanku yang kurasa menyenangkan dan tidak akan kudapat lagi jika kulepaskan juga amat keliru, kini kehidupanku lebih menyengkan, terarah dan teratur.
Saat hijrah dulu, meski sulit aku lepaskan sesuatu yang tidak seharusnya ke genggam namun aku tetap yakin akan suatu hal..
Sebuah hadist yang amat indah..
“jika kau meninggalkan sesuatu karena Allah, maka Allah akan menggantinya bahkan dengan yang lebih dari itu”
Rasulullah tidak pernah berbohong, dan kenyataannya memang begitu. Allah mengganti semuanya bahkan dengan yang lebih indah.

Komentar