Seluruh rasa sakitku, aku luapkan padamu..
Jeritan ku, aku ungkapkan denganmu..
Setiap ayat-ayat cinta yang ku lantunkan darimu, menamparku
berkali-kali.
Aku tidak bisa menjerit
Aku tidak mampu mengumbar kata curhat
Aku terlalu malu untuk menangisi urusan ini
Andai aku bisa menangis, mungkin beban ini akan terasa lebih
ringan sedikit terbantu dengan air mata yang membawa pergi beban setiap
tetesnya
Tapi aku sudah bertekad untuk tidak menangis pada urusan ini..
Akhirnya, aku lari padamu..
Aku ungkapkan semuanya bersama mu.
Ketika pikiran ini mulai dihinggapi bayangannya, segera aku
alihkan untuk sibuk mengingatmu.
Hafalan
Murojaah
Berusaha tidak memberi ruang barang sedetikpun untuk pikiran
ini kembali terkoneksi padanya.
Ku nikmati sakit hati ini bersamaann dengan helaan nafas
bersamaan pula dengan ayat ayat yang semakin keras kulantunkan.
Menjerit ku terkontrol dengan tilawah..
Begini ya, rasanya sakit hati..
Semakin terasa sesak, semakin aku genggam kamu..
Mushafku...

Komentar
Posting Komentar