Terapi dengan menulis


Aku suka menulis.
Sejak dulu.
Sejak pertama kali aku mulai bisa belajar menyusun dan mengeja setiap kata menjadi kalimat.

Menulis apa saja..
Segala peristiwa alias curhat, berita, artikel, tulisan opini singkat.
Dengan media apa saja.
Buku diary, media sosial termasuk blog ini.

Aku suka menulis.
Suka saja.
Namun yang sekarang ingin ku ceritakan adalah kisahku yang senang menulis segala peristiwa yang berkesan pada setiap rangkaian hidup.

Entah itu peristiwa menyenangkan, menyedihkan, apa saja.
Jika peristiwa itu bersifat privasi aku tulis dalam buku diary dan draft blog.
Jika peristiwa itu tidak terlalu privasi dan bisa di tulis dengan kiasan dan ingin orang lain mengambil pelajaran. Ku tulis secara publik dalam berbagai media sosial. Terutama blog ini.
Tidak hanya kisahku, terkadang aku juga menulis peristiwa orang-orang yang curhat padaku.

Alasannya apa ,aku tulis setiap peristiwa yang berkesan itu?
Selain untuk dokumen pribadi.
Itu untuk terapi. Khususnya bagi peristiwa yang membuat hati pedih.
Terapi apa?
Kamu pernah dengar sebuah ungkapan?
"Sembuh itu..ketika kamu mengingat, kamu biasa saja"
Baik-baik saja.

Itu alasannya.
Ku catat setiap peristiwa terlebih yang membuat hati berat dan pedih adalah untuk terapi dan uji coba suatu saat ku coba baca lagi tulisan itu. Apa yang terjadi dengan diriku?
Apakah baik-baik saja, biasa saja tidak terasapa apapun?
Apakah masih terasa pedih?
Jika setelah membaca kembali ku rasakan rasa yang tidak biasa itu. Berarti aku belum sembuh.
Diri sendiri yg bisa menjawab.

Menulislah..
Apakah kamu sama seperti ku? Merasa ada yang kurang jika sebuah peristiwa itu belum di tulis.
Aku begitu.
Belum lengkap rasanya jika air mata, senyuman atau apapun itu belum dituangkan dengan kata-kata oleh tulisan.

Aku bukan seorang pendiam.
Bukan pula seorang yang berbakat untuk menjadi novelis atau satrawan.
Jauh sekali hehe.
Aku menulis karna hobi saja.
Karena kurasa, ketika kita tiada dai dunia ini, salah satu kenangan abadi yang bisa kita tinggalkan adalah tulisan.

Komentar