Pernah kah kamu melihat kesuksesan seseorang?
Melihat keberhasilan mereka?
Yang membuatmu terpesona, ingin mengikuti jejaknya, atau bahkan iri..
Keberhasilan seseorang...
Apa saja, baik itu dalam study, materi, sikap, karakter, dakwah atau apa saja yang membuat orang itu bersinar ketika mengerjakan suatu hal..
Keberhasilan seseorang terkadang menjadi cambuk untuk kita mengikuti jalan keberhasilan itu.
"Mengapa aku tidak bisa?"
Ini yang dinamakan "gibthoh" iri positif.
Iri yang diperbolehkan..
Menginginkan keberhasilan seseorang yang kita lihat tanpa berharap seseorang itu jatuh.
Namun adapula jenis orang yang apabila melihat keberhasilan orang lain justru membuatnya sakit.
Dia menginginkan hal serupa dan diwaktu yang sama berharap kejatuhan bagi orang yang dia lihat.
Ini yang dinamakan iri dengki. Hasud.
Namun ada pula orang yang merutuki diri sendiri ketika melihat keberhasilan orang lain.
Ingin mengikuti jejaknya namun sudah mendoktrin diri sendiri "aku tidak akan bisa" , "aku tidak seberuntung kamu", "aku selalu gagal" dan celotehan pesimis lainnya.
Cobalah renungkan..
Kira-kira apa saja step by step orang-orang sukses dalam meraih keberhasilannya?
Coba tanyakan pada pribadi yang berhasil itu..
Berapa waktu main dan santai yang dikorbankan?
Berapa banyak air mata yang keluar untuk mengiringi kesuksesan itu?
Seberapa sering berpeluh lelah?
Bagaimana kesakitan menahan cibiran ketidaksukaan orang-orang di sekitar karna terlihat beda ?
Melihat keberhasilan mereka?
Yang membuatmu terpesona, ingin mengikuti jejaknya, atau bahkan iri..
Keberhasilan seseorang...
Apa saja, baik itu dalam study, materi, sikap, karakter, dakwah atau apa saja yang membuat orang itu bersinar ketika mengerjakan suatu hal..
Keberhasilan seseorang terkadang menjadi cambuk untuk kita mengikuti jalan keberhasilan itu.
"Mengapa aku tidak bisa?"
Ini yang dinamakan "gibthoh" iri positif.
Iri yang diperbolehkan..
Menginginkan keberhasilan seseorang yang kita lihat tanpa berharap seseorang itu jatuh.
Namun adapula jenis orang yang apabila melihat keberhasilan orang lain justru membuatnya sakit.
Dia menginginkan hal serupa dan diwaktu yang sama berharap kejatuhan bagi orang yang dia lihat.
Ini yang dinamakan iri dengki. Hasud.
Namun ada pula orang yang merutuki diri sendiri ketika melihat keberhasilan orang lain.
Ingin mengikuti jejaknya namun sudah mendoktrin diri sendiri "aku tidak akan bisa" , "aku tidak seberuntung kamu", "aku selalu gagal" dan celotehan pesimis lainnya.
Cobalah renungkan..
Kira-kira apa saja step by step orang-orang sukses dalam meraih keberhasilannya?
Coba tanyakan pada pribadi yang berhasil itu..
Berapa waktu main dan santai yang dikorbankan?
Berapa banyak air mata yang keluar untuk mengiringi kesuksesan itu?
Seberapa sering berpeluh lelah?
Bagaimana kesakitan menahan cibiran ketidaksukaan orang-orang di sekitar karna terlihat beda ?
Dan seberapa banyak waktu yang dicurahkan untuk merayu Sang Khaliq?
Karna sungguh mimpimu belum serius, teman.. jika belum membuatmu terbangun di sepertiga malam.
Belajarlah untuk tidak menjadi seorang yang menginginkan kemudahan.
Ingin selalu instan. Bahkan hey, mie instan saja perlu di proses untuk sampai di mangkuk hidangan.
Ketika melihat keberhasilan orang lain..
Lihatlah latar belakang yang membuatnya sampai pada titik itu.
Bukan melihat dirinya saat ini sebagai orang yang berhasil saja.~

Komentar
Posting Komentar