Tentang Literasi I ( Menumbuhkan cinta buku dan cinta baca)

Bagaimana caranya supaya kita seneng baca buku?
Sering aku diberi pertanyaan itu ..jawabnya masih sama "Mulai membaca, Paksakan, terus begitu sampai jadi Kebiasaan lalu merasa jadi kewajiban sampai akhirnya jadi kebutuhan"
Ada lagi yang bertanya,
"Bagaimana proses Astri sampai suka baca buku?"

Baik, dengan senang hati aku ceritakan yaa...

Ketika itu, aku duduk di kelas 2 SD.
Aku adalah murid pindahan di sekolah itu, yang sebelumnya aku sekolah di daerah kota karna rumahku pindah maka sekolahpun otomatis berpindah ke desa.
Psikologis ku kurang baik waktu itu. Aku tidak berani berbicara pada siapapun jika aku tidak mau lingkungan baru, sekolah baru dan teman baru.
Belum lagi kondisi keluargaku saat itu kurang baik, ada masalah dimana aku tidak bersama ibu.
Tentu itu mempengaruhi kondisi psikologisku.
Hei, apakah ada yg menyangka? Saat ini orang-orang percaya aku adalah sosok yang bawel, berani berbicara, bisa beretorika, cukup baik dalam bernegosiasi mudah bersosialisasi..ternyata pernah menjadi seorang yang introvert.
Tidak suka bicara, pemalu, penakut, tidak mau bergaul dengan teman baru, tidak suka keramaian.
Lengkap sudah predikat anak aneh melekat padaku.
Seorang murid baru, yang introvert.
Bahkan seringkali aku menghindar ketika ada teman baru yg mendekatiku atau sekedar ingin mengajakku bicara. Aku lebih suka berangkat sekolah sendiri menunggu teman-temanku berangkat lebih dulu..
Aku juga lebih suka pulang sekolah sendiri menunggu teman-temanku pulang lebih dulu dan aku menunggu semuanya sepi bersama bibi kantin atau di perpustakaan sekolah.
Perpustakaan.
Yaaa..itu adalah tempat ternyaman yang aku temukan sejak menjadi seorang introvert.
Terpukau aku dengan perpustakaan sekolah yang menyimpan banyak buku disetiap rak nya.
Dari sanalah aku mulai mengisi hari-hariku dengan membaca buku, sendirian..

Masih ingat sekali waktu itu buku yang pertama kali ku baca adalah buku bergambar dengan hard cover berwarna hijau berjudul "Mesir Kuno".
Kurang lebih 12 tahun yang lalu, pertama kali jatuh cinta pada buku.
Sebetulnya sebelum itu pun aku sudah hobi baca buku bahkan sebelum masuk Sekolah Dasar.

Aku belajar membaca secara informal tidak dari bangku sekolah TK/PAUD.
Aku tidak pernah sekolah TK/PAUD.
Aku senang belajar sejak kecil dan belajar membaca ku diajarkan oleh kaka laki-laki ku.
Hanya saja, sampai pada fase jatuh cinta pada buku dan ketagihan membaca adalah sejak aku duduk dikelas 2 Sekolah Dasar dengan aku yang saat itu seorang murid baru yang introvert. Hehe

Sejak saat itu, membaca adalah bagian penting dalam hidupku.
Buku adalah sesuatu yang amat berharga untukku.
Bahkan sampai saat ini, aku tidak bisa tidur tenang jika aku belum membaca buku sebelum tidur.
Mau selembar atau separagraf aku harus baca buku sebelum tidur.
Jika tidak sengaja ketiduran sebelum baca buku, seringkali aku terbangun tengah malam karna merasa ada yang kurang, yaa aku belum baca buku ..
Aku refleks mengambil buku apa saja lalu ku baca, lalu aku lanjut tidur atau ketiduran dengan buku ditanganku.
Dulu, sebelum aku bisa membeli buku aku pinjam ke perpustakaan. Namun sekarang sedikit-sedikit aku sudah bisa membeli buku untuk aku koleksi dan pinjamkan ke orang lain.

Belanja yang paling menyenangkan adalah membeli buku, menurutku.
Buku menemani metamorfosis ku.
Hanya beberapa waktu aku tidak lagi menjadi seorang yang introvert.
Benih-benih karakterku yang saat ini adalah,
muncul ketika aku duduk di kelas 4 dan mencoba mengikuti lomba speach contest basa sunda. Disana aku juara.
Kondisi keluarga sudah cukup membaik dan ibu kembali ke tengah keluarga kita. Yaa benar, keluarga adalah pertahanan terkuat bagi anak (InsyaaAllah nanti akan menulis tema perihal ini).
Masa-masa itu terekam secara detail di memori ku..

Bersambung..

Komentar