Manusia..Allah bekali dirinya berbagai potensi, salah satunya adalah naluri eksistesi diri (gharizah baqo), yg salah satu representatif darinya adalah rasa galau.
Bolehkah kita galau?
Tentu saja.
Sekuat apapun kamu, seteguh apapun pendirianmu, sedatar apapun kamu..
Kamu manusia, lemah dan berperasaan.
Silahkan saja galau.
Namun satu hal yang pasti, jangan terlalu banyak kau berikan ruang untuk dirimu galau.
Jangan berlebihan..karna yang berlebihan selalu tidak baik ujungnya.
Begitupun galau.
Naluri itu milikmu...
Kamu yang merasa..
Dan kamu pula yg harusnya mampu mengendalikan.
Ada yang bertanya,
Apa yang ku lakukan jika aku dihampiri rasa galau dan sedih?
Persis seperti malam ini, selelah apapun mata tidak dapat terpejam.
Entah apa yang dikerjakan otak ku. Entah apa yang merundung hatiku..
Intinya..galau
Biasanya ngapain?
Jujur saja, ketika aku galau..aku berikan ruang sejenak untuk ku 'merasakan & menikmati' kegalauan itu.
Aku terima..yaa aku sedang sedih. Aku tidak menolaknya, yaa meski terkadang aku merutuki kegalauan itu.
Tapi tetap aku berikan dlu ruang untuk merasakan kegalauan itu.
Biar apa?
Biar aku bisa merasakan, memikirkan, merenung dan mengambil hikmah atas apa yang kurasa itu.
Tapi jangan kelamaan ya..
Disamping itu, aku tetap melaksanakan aktivitas ku, bertemu dengan orang-orang, melaksanakan kesibukan harianku .. berjalan seperti biasanya.
Bedanya, jika hariku sedang kelabu..
Aku mengurangi jenakaku. Sedikit :D
Biasanya..keadaan kusut ini bisa sedikit baik jika aku menulis..menulis dimana saja..buku diary atau tulisan blog ini.
Sambil, jangan lupa..berdo'a pada-Nya.
Jujur saja..semua belum selesai ketika kita belum mengadu padaNya diatas sejadah ditemani bulan bergantung dilangit sana.
Curahkan semua ceritamu..
Keluarkan air mata seinginmu..
Biar saja..
Kemu melakukan itu tepat.
Pada-Nya..
Pada Allah Yang Maha Mendengar♡
Semangat lagi, Life Must Be Go On..dunia tidak mau menunggu kamu pulih..dunia akan terus berjalan ditemani waktu yang terus mengikuti dengan pasti.
Dan kamu? Jangan berharap dunia mengerti kamu..
Sekali saja kamu berhenti..kamu tertinggal banyak hal.
Karna..
Dunia tidak mau menunggu kamu berhenti dari galaumu..
Bolehkah kita galau?
Tentu saja.
Sekuat apapun kamu, seteguh apapun pendirianmu, sedatar apapun kamu..
Kamu manusia, lemah dan berperasaan.
Silahkan saja galau.
Namun satu hal yang pasti, jangan terlalu banyak kau berikan ruang untuk dirimu galau.
Jangan berlebihan..karna yang berlebihan selalu tidak baik ujungnya.
Begitupun galau.
Naluri itu milikmu...
Kamu yang merasa..
Dan kamu pula yg harusnya mampu mengendalikan.
Ada yang bertanya,
Apa yang ku lakukan jika aku dihampiri rasa galau dan sedih?
Persis seperti malam ini, selelah apapun mata tidak dapat terpejam.
Entah apa yang dikerjakan otak ku. Entah apa yang merundung hatiku..
Intinya..galau
Biasanya ngapain?
Jujur saja, ketika aku galau..aku berikan ruang sejenak untuk ku 'merasakan & menikmati' kegalauan itu.
Aku terima..yaa aku sedang sedih. Aku tidak menolaknya, yaa meski terkadang aku merutuki kegalauan itu.
Tapi tetap aku berikan dlu ruang untuk merasakan kegalauan itu.
Biar apa?
Biar aku bisa merasakan, memikirkan, merenung dan mengambil hikmah atas apa yang kurasa itu.
Tapi jangan kelamaan ya..
Disamping itu, aku tetap melaksanakan aktivitas ku, bertemu dengan orang-orang, melaksanakan kesibukan harianku .. berjalan seperti biasanya.
Bedanya, jika hariku sedang kelabu..
Aku mengurangi jenakaku. Sedikit :D
Biasanya..keadaan kusut ini bisa sedikit baik jika aku menulis..menulis dimana saja..buku diary atau tulisan blog ini.
Sambil, jangan lupa..berdo'a pada-Nya.
Jujur saja..semua belum selesai ketika kita belum mengadu padaNya diatas sejadah ditemani bulan bergantung dilangit sana.
Curahkan semua ceritamu..
Keluarkan air mata seinginmu..
Biar saja..
Kemu melakukan itu tepat.
Pada-Nya..
Pada Allah Yang Maha Mendengar♡
Semangat lagi, Life Must Be Go On..dunia tidak mau menunggu kamu pulih..dunia akan terus berjalan ditemani waktu yang terus mengikuti dengan pasti.
Dan kamu? Jangan berharap dunia mengerti kamu..
Sekali saja kamu berhenti..kamu tertinggal banyak hal.
Karna..
Dunia tidak mau menunggu kamu berhenti dari galaumu..

Komentar
Posting Komentar