"Hidup ku tak semanis dan sebahagia dirimu"
Aku mendapati diriku dihujani pernyataan itu.
Aku amini. Semoga selalu begitu.
Namun satu hal yang harus diingat. Manusia sudah sifatnya "saling menerka" .
Menebak dia lebih bahagia dariku.
Menebak dia lebih beruntung dariku. Dan macam-macam tebakan lainnya.
Harus selalu diingat, hidup ini bukan tentang mencari dan menunggu kebahagiaan, tapi hidup ini adalah tentang menciptakan kebahagiaan.
Menciptakan kebahagiaan dalam kondisi apapun dan dalam situasi seperti apapun.
Karna bahagia itu ditemukan ketika kita bersyukur.
Siapa yang paling bersyukur dialah yang paling berbahagia.
Siapa yang mampu menerima dialah yang akan dihinggapi ketenangan dalam hidup.
Semoga kita menjadi bagian darinya.
Aku mendapati diriku dihujani pernyataan itu.
Aku amini. Semoga selalu begitu.
Namun satu hal yang harus diingat. Manusia sudah sifatnya "saling menerka" .
Menebak dia lebih bahagia dariku.
Menebak dia lebih beruntung dariku. Dan macam-macam tebakan lainnya.
Harus selalu diingat, hidup ini bukan tentang mencari dan menunggu kebahagiaan, tapi hidup ini adalah tentang menciptakan kebahagiaan.
Menciptakan kebahagiaan dalam kondisi apapun dan dalam situasi seperti apapun.
Karna bahagia itu ditemukan ketika kita bersyukur.
Siapa yang paling bersyukur dialah yang paling berbahagia.
Siapa yang mampu menerima dialah yang akan dihinggapi ketenangan dalam hidup.
Semoga kita menjadi bagian darinya.
Komentar
Posting Komentar