Umiiii

Duhai perempuan mulia yang telah merelakan rahimnya untuk ku tinggali...inilah bayi yang dulu kau timang dalam pelukanhangatmu...inilah bayi yang dulu kau genggam tangannya demi menuntun langkahnya yang lemah...inilah bayi yang tangisnya selalu membuatmukehilangan lelapnya mimpi...inilah bayi yang selalu merengek meminta air susumu...inilah bayi yang dulu sangat kau harap kehadirannya...inilah bayi yang memenuhi tiap kalimat-kalimatdoamu dengan namanya...inilah bayi yang kau bersihkan tubuhnya dari kotoran...inilah bayi yang telah menyita segala perhatianmu kepada yang lain...inilah bayi yang telah membuatmu mengorbankan banyak hal yang mungkin sangat penting bagimu...Duhai perempuan yang aku panggil dengan gelar paling suci...Ummi....Di rahimmu lah aku terbentuk menjadi sempurna..Di pelukkanmu lah aku tertidur, dalam rangkulanmu lah aku menangis...Dengan air susumu lah aku tumbuh,Dan dalam bimbinganmu lah aku menjadi dewasa..Apalah yang dapat aku lakukan untuk membalas semua itu, Ummi ?.Akankah aku mampu mempersembahkansemua baktiku kepadamu ?.Ummi....Maaf karena baktiku ini belum sempurna,maaf karena aku terlalu sering membuatmu menangis...maaf karena aku terlalu sering melukaimu dengan sikap, tingkah laku dan kata-kata..maaf karena aku terlalu sering mengabaikan nasehat- nasehatmu...maaf karena aku terlalu sering menyakiti perasaanmudengan kata-kata kasar...maaf karena aku terlalu sering membuatmu sedih danmarah...maaf karena aku belum bisa menjadi anak seperti yang kau harapkan ketika aku ada dalam kandunganmu...Ummi....terima kasih karena telah menyayangiku jauh sebelumaku dilahirkan...terima kasih karena telah senantiasa tulus mencintai dan mendoakanku...terima kasih karena telah sabar memelukkemarahanku juga kesedihan dan kerapuhanku...terima kasih karena telah memberikan seluruhperhatianmu dengan ikhlas...terima kasih karena telah mempersilahkanku untuk membuktikan baktiku kepadamu...terima kasih karena telah memaafkan kesalahanku sepenuh hati...Sungguh hatimu seluas jagad raya untuk melapangkansegala kekesalanmu kepadaku,izinkanlah aku.

Komentar