Artikel tentang "baik" dan "menyampaikan kebaikan"

Orang yang baik dengan orang yg menyampaikan kebaikan itu,ujian nya berbeda.
Pernah mendengar kisah,bahwa Rasulullah Muhammad SAW,sebelum d angkat menjadi Rasul,di Mekkah itu dia sudah diberikan gelar Al-Amin yang artinya orang yg dapat dipercaya,dan beliau merupakan pemuda yg disukai banyak orang,karena kebaikan nya dan kejujuran nya dalam melaksanakan amanah yg di dapatnya dan juga masih banyak akhlak akhlak terpuji beliau yg membuat beliau di cintai,di sayangi oleh penduduk Mekah,dan kehadiran nya membawa kebahagiaan.
Tapi,setelah Rasulullah diangkat menjadi seorang Rasul,yang berarti harus menyampaikan Risalah (kebaikan) kepada umat manusia,datanglah berbagai ujian dan cobaan,padahal beliau masih dgn akhlak yg sama (terpuji) atau bahkan meningkat,tapi kenapa perlakuan sebagian masyarakat Mekah tidak lagi seperti dulu ketika beliau menjadi orang yg baik yg diberikan gelar Al-Amin ?
Dan saat Rasulullah diberikan tugas untuk menyampaikan kebaikan,malah mendapat banyak kecaman serta serangan dari sebagian masyarakat Mekah.

Nah,teman teman begitulah analogi nya :) saat kita menjadi orang baik,tidak banyak yg membenci dan mengecam kita ,justru kita disenangi orang2 dan diberikan gelar yg baik.
Tapi,saat kita menjadi seseorang yg menyampaikan kebaikan,banyak sekali ujian berupa kecaman dan bahkan hinaan dari banyak orang untuk kita.
Karna apa teman teman? Karna baik saja tidak cukup,Karna yg nama nya menyampaikan kebaikan itu tidak mudah,meskipun sebenarnya itu adalah bentuk rasa cinta kita kepada sesama,tapi tetap jalan untuk menyampaikan kebaikan itu tidak akan pernah surut dari ujian ;)
Tapi teman teman ku,bagaimanapun keadaan nya,bagaimanapun ujian nya..kita harus selalu senantiasa menyampaikan kebaikan kepada sesama kita. Karna kebaikan itu tidak akan kuat apabila kita genggam sendiri tanpa kita sebarkan,yakinlah..ada kenikmatan tersendiri saat kita mampu dan berani menyampaikan kebaikan, terlepas respon nya baik atau buruk Allah yg menentukan. Apabila respon buruk,kita mendapat kenikmatan berupa pelajaran bersabar dan belajar lagi. Dan apabila respon baik yg kita dapat,itu bisa memberikan pelajaran berupa kebahagiaan yg tiada dapat di gantikan oleh banyak hal. Namun,bagaimanapun respon nya jangan pernah membuat semangat kita surut,jadikan setiap hal adalah pemicu semangat dakwah kita.
Teruslah menyampaikan kebaikan,jangan sampai kabar kebaikan berhenti d telinga dan tanganmu. Sampaikan meskipun satu ayat. Teruslah sampaikan kebaikan agar kita menjadi salah satu dari sekian banyak pejuang yg berjalan di jalan dakwah ini.
Teruslah berdakwah dan teruslah tersenyum..

وَمَنْ اَحْسَنُ قَوْلًا مِّمَّنْ دَعَاۤ اِلَى اللّٰهِ وَعَمِلَ صَالِحًا وَّقَالَ اِنَّنِيْ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ
Dan siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah dan mengerjakan kebajikan dan berkata, "Sungguh, aku termasuk orang-orang muslim (yang berserah diri)?"
[QS. Fussilat: Ayat 33]

Komentar